LAMPUNGSTREETNEWS, Tulang Bawang Barat – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai merealisasikan pembangunan Gedung Kantor Bersama yang akan menjadi ikon baru di kawasan Kota Budaya Uluan Nughik, Panaragan Jaya. Proyek ini menjadi langkah strategis Pemkab Tubaba dalam menghadirkan pelayanan publik terpadu dan efisien, sekaligus mencerminkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang modern dan profesional.
Gedung tersebut akan menampung sejumlah instansi pemerintahan dalam satu atap (one stop government service), demi memberikan kemudahan akses bagi masyarakat terhadap layanan administratif dan sosial yang lebih cepat dan terintegrasi.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan standar teknis bangunan yang ketat. Selain memastikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi, proyek ini juga mengusung konsep ramah lingkungan dengan mengadopsi prinsip green building, efisiensi energi, dan pendekatan go green dalam seluruh tahap pengerjaan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan memenuhi standar mutu teknis, lingkungan, dan keselamatan kerja. Gedung ini diharapkan menjadi simbol pelayanan publik yang modern, cepat, dan terintegrasi,” kata Ir. Nurul Azmi, MT, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Tubaba, mewakili Kepala Dinas Ir. Iwan Mursalin, MT.
Dengan anggaran sebesar Rp31 miliar, proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan akan mencakup lima gedung utama berikut fasilitas pendukung lainnya.
Untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan, pekerjaan konstruksi diawasi ketat oleh konsultan pengawas dan tim teknis dari Dinas PUPR Tubaba. Evaluasi mingguan dilakukan secara rutin untuk mengontrol progres di lapangan.
Saat ini, sejak kontrak kerja dimulai pada 7 Maret 2025 hingga pertengahan Juli, progres pembangunan masih berada pada tahap pengerjaan kolom dan balok. Menurut Nurul Azmi, fase pekerjaan pondasi memang memerlukan waktu lebih panjang karena dilakukan secara cermat dan hati-hati.
“Kami ingin detail dan sangat hati-hati terkait pekerjaan pondasi, maka untuk tahap itu cukup memakan waktu lama,” ujarnya.
Sekretaris Dinas PUPR Tubaba, Sadarsyah, S.H., M.H., M.T., menambahkan bahwa pembangunan gedung ini termasuk dalam skala prioritas daerah, karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan mendukung kelancaran birokrasi.
“Pembangunan Gedung Kantor Bersama ini kami tempatkan sebagai program prioritas. Selain memberikan kenyamanan pelayanan, ini juga bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur pemerintahan yang layak, representatif, dan efisien. Pengawasan menyeluruh terus kami perkuat, termasuk melibatkan unsur penegak hukum dalam proses monitoring,” jelasnya.
Menariknya, proyek ini juga melibatkan tenaga kerja lokal serta para profesional konstruksi. Harapannya, pembangunan gedung ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan publik, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan dilakukan secara bertahap, dimulai dari persiapan lahan, land clearing, pembangunan pondasi, struktur utama, hingga penyelesaian arsitektur dan sistem mekanikal-elektrikal.
Ke depan, kehadiran Gedung Kantor Bersama ini diharapkan menjadi motor penguat koordinasi antarinstansi, mempercepat layanan kepada masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan kerja pemerintahan yang nyaman, tertib, dan profesional. (rd)









