LAMPUNGSTREETNEWS, Lampung Timur — Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., turut ambil bagian dalam kegiatan Tanam Padi Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (20/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah teritorial Kodim 0429/Lampung Timur.
Kegiatan tanam padi bersama ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Provinsi Lampung.
Dalam kegiatan tersebut hadir Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati Lampung Timur, unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Timur, serta pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
Turut hadir Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Dr. Elroy Koyari, S.T., M.T., Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Dr. P. Adi Destriadi Sutisna, S.P., M.P., Kepala Bulog Subdivre Lampung Timur, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Timur, unsur Forkopimcam Way Jepara, koordinator penyuluh dan penyuluh pertanian, para kepala desa, gabungan kelompok tani (Gapoktan), kelompok tani (Poktan), Brigade Pangan Way Jepara, distributor pupuk, serta masyarakat petani setempat.
Selain melakukan penanaman padi, rombongan juga meninjau langsung kondisi pertanian dan berdialog dengan para petani. Peninjauan meliputi kesiapan lahan tanam, sistem irigasi, ketersediaan sarana dan prasarana pertanian, serta dukungan pendampingan penyuluh pertanian di tingkat desa dan kecamatan.
Kehadiran Ketua DPRD Lampung bersama unsur Forkopimda, TNI, pemerintah daerah, dan instansi teknis terkait menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan Tanam Padi Bersama Forkopimda ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat dan partisipasi petani, mendorong peningkatan produksi padi di Way Jepara dan wilayah sekitarnya, serta memperkuat ketahanan pangan daerah di Kabupaten Lampung Timur dan Provinsi Lampung.









