LAMPUNGSTREETNEWS, Bandar Lampung – Zaki Senafal, panggilan akrab Asep Muzaki, Direktur Utama PT Wahana Raharja (Perseroda), menegaskan langkah pembenahan menyeluruh perusahaan. BUMD milik Pemerintah Provinsi Lampung ini tengah menjalani restrukturisasi bisnis dan keuangan dengan tujuan memperkuat peran strategis di rantai pangan Lampung, mulai dari produksi hingga hilirisasi komoditas strategis.
Menurut Zaki, pembenahan ini dilakukan agar PT Wahana Raharja tidak hanya sehat secara operasional dan finansial, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi langsung bagi daerah dan masyarakat.
Penguatan Bisnis yang Ada, Bidik Hilirisasi dan Nilai Tambah
Langkah awal restrukturisasi difokuskan pada penguatan lini usaha eksisting. Salah satunya melalui penyediaan dan pengadaan alat tulis kantor (ATK) bagi seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, yang sekaligus mendorong efisiensi belanja daerah.
Selain itu, perusahaan melakukan optimalisasi dan rekonsiliasi aset agar lebih produktif dan bernilai ekonomi. Di sektor pangan, fokus pembenahan ada pada lini penyewaan Rice Milling Unit (RMU) beserta usaha turunannya. Pendekatan ini memastikan Wahana Raharja kembali sehat secara operasional sebelum melangkah ke pengembangan bisnis yang lebih luas.
Seiring restrukturisasi, PT Wahana Raharja menyiapkan pengembangan usaha berbasis hilirisasi, termasuk rencana repacking komoditas pangan strategis seperti minyak goreng dan gula. Strategi ini bertujuan agar Lampung tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga memiliki peran lebih kuat dalam pengolahan dan distribusi pangan, sehingga nilai ekonomi komoditas dapat bertahan lebih lama di daerah dan memberi kontribusi langsung terhadap PAD.
Instrumen Ekonomi Daerah
Sebagai BUMD, PT Wahana Raharja diharapkan menjadi instrumen ekonomi daerah, berperan dalam stabilisasi harga, penguatan rantai pasok, dan peningkatan kesejahteraan petani melalui model bisnis yang sehat dan berkelanjutan. Selama ini, kendali rantai pasok pangan kerap berada di luar daerah produsen. Dengan penguatan BUMD pangan, Pemerintah Provinsi Lampung memiliki alat untuk menjembatani kepentingan petani, pasar, dan pemerintah secara seimbang.
Komitmen Zaki Senafal
Zaki menegaskan: “Kami memulai dari pembenahan internal, tata kelola, dan penguatan bisnis yang sudah ada. Targetnya sederhana tapi fundamental, yaitu memastikan PT Wahana Raharja sehat secara operasional dan finansial, sehingga ke depan mampu mengambil peran strategis di sektor pangan Lampung yang berdampak langsung bagi masyarakat dan perusahaan secara bisnis.”
“Lampung punya potensi besar, tetapi nilai tambahnya belum maksimal dinikmati daerah dan petani. Melalui restrukturisasi ini, kami ingin menyiapkan Wahana Raharja sebagai BUMD yang mampu masuk ke rantai nilai pangan, dari hulu hingga hilir, dengan model bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan restrukturisasi yang sedang berjalan, PT Wahana Raharja ditargetkan menjadi BUMD profesional, berdaya saing, dan memiliki peran strategis dalam penguatan sektor pangan Lampung. (red)









