LAMPUNGSTREETNEWS, Bandar Lampung — Bank Lampung mendukung peluncuran Program Siger Taruna Preneur yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung, Karang Taruna Provinsi Lampung, dan PT Bursa Efek Indonesia.
Program tersebut menjadi langkah kolaboratif untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha muda di perdesaan.
Dukungan Bank Lampung diwujudkan melalui penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Karang Taruna yang terintegrasi dengan rekening BPD Lampung.
Penyerahan dilakukan Direktur Utama BPD Lampung, Indra Merviana, dalam rangkaian peluncuran program yang menandai dimulainya Fase 1, yakni Literasi dan Awareness.
Melalui integrasi KTA dengan rekening bank, Bank Lampung turut mendorong pengenalan layanan keuangan formal kepada generasi muda desa.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses keuangan sekaligus mendukung kesiapan pemuda dalam mengembangkan usaha.
Dorong Wirausaha Muda Desa
Program Siger Taruna Preneur dirancang sebagai rangkaian pemberdayaan yang menghubungkan pemuda desa dengan peningkatan kapasitas usaha, akses keuangan formal, pendampingan, hingga akses pasar.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengatakan program tersebut tidak berhenti pada kegiatan literasi keuangan.
“Siger Taruna Preneur tidak berhenti pada kegiatan literasi keuangan. Program ini dirancang sebagai sebuah journey pemberdayaan yang menghubungkan pemuda desa dengan peningkatan kapasitas usaha, akses keuangan formal, pendampingan, dan akses pasar,” kata Otto.
Ia berharap program tersebut dapat melahirkan wirausaha muda desa yang produktif, bankable, dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di desanya.
Program ini menyasar calon entrepreneur di enam desa yang menjadi lokasi pilot project di tiga kabupaten, yakni Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah.
Pelaksanaannya ditargetkan berkelanjutan hingga 2028 melalui tahapan literasi dan peningkatan kapasitas, pengembangan usaha, perluasan akses pembiayaan, hingga penguatan akses pasar sesuai tingkat kesiapan masing-masing usaha.
Bank Lampung Perkuat Akses Keuangan
Dukungan Bank Lampung melalui integrasi KTA dengan rekening BPD Lampung menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan keuangan formal kepada anggota Karang Taruna.
Melalui langkah tersebut, generasi muda desa diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan, perencanaan modal, serta pemanfaatan layanan perbankan dalam mendukung pengembangan usaha.
Program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan judi online.
Selaras dengan Program DesaKu Maju
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Lampung, mengapresiasi peluncuran Siger Taruna Preneur.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan misi daerah dalam menciptakan perekonomian yang inklusif dan inovatif.
Pemprov Lampung mendorong anak-anak muda desa untuk menciptakan nilai tambah pada komoditas lokal, seperti kopi, kakao, dan singkong, melalui pengolahan serta pemberian merek pada produk.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga agar manfaat usaha berputar di desa.
Marindo juga mendorong OPD terkait, pemerintah kabupaten/kota, serta mitra industri untuk memperkuat sinergi dan mengawal keberlanjutan program.
Siger Taruna Preneur menjadi bagian dari upaya mendukung program DesaKu Maju melalui penguatan pemberdayaan pemuda, dengan Karang Taruna sebagai simpul penggerak kewirausahaan di tingkat desa. (*)










