LAMPUNGSTREETNEWS, Lampung Selatan – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin gotong royong massal membersihkan kawasan Pantai Pasir Putih, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (10/7/2026). Dalam kegiatan yang menjadi puncak Gerakan Radin Inten Asri tersebut, Gubernur menegaskan bahwa perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan jauh lebih penting daripada sekadar menjalankan instruksi pemerintah.
Menurut Mirza, upaya menjaga kebersihan harus tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter masyarakat Lampung agar mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman secara berkelanjutan.
“Yang paling penting bukan tentang instruksinya, tapi bagaimana kita mengubah kebiasaan. Ingin menjaga kebersihan itu adalah bagian dari sifat-sifat kita, orang Lampung,” ujar Gubernur.
Ia menilai gotong royong massal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir sebagai aset bersama.
Gubernur mengatakan, kawasan pantai merupakan salah satu identitas Provinsi Lampung sekaligus daya tarik utama sektor pariwisata. Karena itu, kebersihan dan keindahan pesisir harus dijaga secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.
“Ketika orang menyebut Lampung, selain gajah, tentu yang diingat adalah pantai. Seluruh orang datang berwisata ke Lampung alasannya adalah melihat pantai,” katanya.
Menurut Mirza, penataan kawasan pesisir menjadi bagian dari visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.” Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas lingkungan dan budaya masyarakat.
“Lampung bukan hanya maju di bidang infrastruktur. Tapi Lampung harus bersih, pesisirnya terjaga dengan indah, lingkungannya harus aman,” tegasnya.
Ia berharap semangat gotong royong yang dibangun melalui Gerakan Radin Inten Asri mampu melahirkan masyarakat yang kompak, sehat, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Nilai tersebut sejalan dengan filosofi ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kodam XXI/Radin Inten dalam penataan kawasan Pantai Pasir Putih.
“Terima kasih kepada Pak Pangdam telah merevitalisasi Pasir Putih agar kembali menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung seperti 20 hingga 30 tahun yang lalu,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan TNI siap mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya tarik pariwisata dan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Ia berharap revitalisasi kawasan yang kini dikenal sebagai Radin Inten Beach dapat menghidupkan kembali fungsi pantai sebagai ruang publik yang nyaman, destinasi wisata unggulan, serta pusat kegiatan masyarakat.
Kegiatan gotong royong tersebut diikuti jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, unsur perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat yang bersama-sama membersihkan kawasan Pantai Pasir Putih.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap gerakan menjaga kebersihan tidak berhenti pada aksi gotong royong semata, tetapi menjadi perubahan perilaku yang mengakar dalam kehidupan masyarakat sehingga kawasan pesisir tetap bersih, indah, dan mampu mendukung kemajuan pariwisata serta kualitas hidup warga Lampung.










