Program Perhutanan Sosial di Lampung Diyakini Berdayakan Kelompok Tani

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Taufik Hidayat, membuka workshop penguatan kelembagaan kelompok usaha perhutanan sosial, di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung, Kamis (11/4).

Taufik menjelaskan, salah satu penguatan melalui program Perhutanan Sosial (PS) yang merupakan upaya mensejahterakan masyarakat disertai melestarikan fungsi kawasan hutan.

“PS juga bentuk solusi perambahan hutan dengan memberdayakan melalui kelompok tani perhutanan sosial,” ungkap Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat.

Kata Taufik, PS  juga bertujuan mensejahterakan masyarakat dengan memperhatikan fungsi kawasan hutan. Dan ini sejalan dengan visi Provinsi Lampung “Lampung, Maju dan Sejahtera”,” kata Taufik Hidayat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung Syaiful Bachri, menjelaskan, kegiatan workshop ini didukung dan difasilitasi Direktorat Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Diketahui, dalam sesi pertama, bertindak sebagai narasumber Bagus Herudojo Tjiptono, Direktur Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat juga Bappeda dan Dishut Prov Lampung.

Pada sesi kedua, bertema sharing pengalaman lapangan penguatan kelembagaan usaha pendamping dan pengembangan pasar dengan narasumber dari Pokja Percepatan Perhutanan Sosial (PPS) Lampung, Ketua Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Tanggamus Jaya (HKm Beringin Jaya), Dirut PT. Ned Coffee Lampung, dan Ketua Koperasi Malabar.

Dan sesi ketiga membahas dukungan para pihak terkait penguatan kelembagaan usaha pengembangan produk, penguatan jejaring pasar dan perdagangan KUPS dengan narasumber dari Dinas PMD, Dinas TPH, Dinas KUKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan dan Dinas Pariwisata.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang diikuti 85 peserta dari berbagai pihak dan stakeholders Perhutanan Sosial Lampung.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *