banner 728x90

Pemkot Fasilitasi Produk Kerajinan Warga Lapas

  • Bagikan

Loading

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung akan memfasilitasi guna memamerkan dan memasarkan produk-produk kerajinan tangan warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengatakan, Dinas Koperasi dan UKM akan menyediakan dua stan pameran di Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, khusus produk unggulan warga binaan.

“Kita punya sentra UMKM, hasil-hasil industri di sini kita jual juga di UMKM Bandarlampung,” kata Eva Dwiana saat meninjau Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung, Kamis (13/1/2022).

Dia mengapresiasi produk-produk warga binaan. Untuk itu, Eva berharap agar pihaknya bisa berkolaborasi dengan Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung.

“Jika kami diundang ke pusat atau di mana saja, Dinas Perindustrian bisa membawa hasil industri dari Lapas Perempuan,” ujar dia.

Eva Dwiana juga menjanjikan bantuan uang tunai Rp150 juta dan 10 alat tenun kain tapis bagi warga binaan. “Semoga bantuan ini bisa memberikan yang terbaik,” harapnya.

Plt  Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, Iwan Santoso, mengatakan, sejauh ini produk-produk kerajinan warga binaan dipasarkan secara online.

“Kami pernah bertemu Bunda Eva Dwiana, dan minta tempat satu stan di Wisata Kuliner UMKM Bung Karno untuk hasil karya warga binaan,” ujar dia.

Iwan mengapresiasi Eva Dwiana yang memberikan dua stan di Wisata Kuliner UMKM Bung Karno.

“Butuh kolaborasi luar biasa antara Pemkot Bandarlampung dan Kanwil Kemenkumham Lampung,” ujarnya.

Warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandarlampung mampu memproduksi kue kering, kerajinan tangan berupa pouch, jilbab, peci berlapis sulam tapis, dan pakaian sulam usus. (*)

  • Bagikan