banner 728x90

Lift Barang Az-Zahra Makan Korban, Tujuh Pekerja Tewas!

  • Bagikan

Loading

Bandarlampung,-Tujuh pekerja dikabarkan tewas, dua orang luka-luka, dalam insiden Lift barang yang terjatuh di lokasi lembaga pendidikan Az-Zahra, di Jalan Mayjend DI Panjaitan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Rabu 5 Juli 2023 sekira pukul 16.40 WIB.

Dugaan sementara Lift tidak mampu mengangkat beban dan ditumpangan sembilan orang tukang atau pekerja bangunan. Mayoritas korban menderita patah tulang, dan sempat dilarikan kw Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung.

“Ada pasien sembilan orang. Tujuh diantaranya sudah meninggal dunia. Dua orang masig dalam perawatan medis. Kebanyakan korban mengalami trauma servikal atau cedera tulang belakang,” kata petugas medis RS Bumi Waras kepada sinarlampung.co, Rabu malam.

Tujuh korban meninggal sudah dibawa keluarga ke rumah masing masing untuk disemayamkan. Hingga malam, rumah sakit masih ramai keluarga korban berdatangan.

Peristiwa naas itu nyaris tidak diketahui pihak sekolah. Penjaga sekolah melihat para korban sudah tergeletak berhimpitan. Dan panik lalu ikut mengevakuasi korban.

Tim Polresta Bandar Lampung datang kelokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memasang garis police line di lokasi, yang hanya beberapa puluh meter dari Polresta Bandar Lampung, dan dekat dengan komplek rumah dinas pejabat Polri itu.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra membenarkan peristiwa tersebut. Para korban adalah para pekerja, dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bumi Waras.

Saat ini kita masih lakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, apa penyebabnya. Info sementara Lift yang terjatuh adalah Lift barang yang ditumpangi sembilan orang tukang bangunan yang bekerja. Sehingga kelebihan muatan, dan menyebabkan kecelakaan,” kata Dennis, di lokasi kejadian.

Menurut Dennis lift yang digunakan para korban adalah lift yanv peruntukannya untuk barang bukan difungsikan memuat orang.  “Tapi masih terus kita lakukan penyelidukan. Termasuk peran apa saja nanti akan kita kembangkan. Termasuk apakah ada peristiwa pidana di dalamnya,” kata Dennis. (*)

  • Bagikan