KI Lampung Kritisi Rektor UIN Raden Intan

Ketua Komisi Informasi (KI) Lampung Dery Hendryan. Foto (Istimewa)

Bandarlampung,- Ketua Komisi Informasi (KI) Lampung Dery Hendryan kritisi Rektor UIN Raden Intan, Mukri terkait gelontoran dana hibah sebesar Rp660 miliar dari Islamic Development Bank (IDB) sebesar Rp660 miliar kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan di Kantor Bappenas di Jakarta, Rabu (30/11/2016) silam.

Menurut Dery, bantuan hibah, termasuk dalam cluster informasi keuangan kampus UIN Raden Intan selaku badan publik. Jadi dia harus membuka informasi tersebut khusus kepada publik karena itu masuk dalam informasi publik terbuka, bisa diberikan kepada pengguna informasi salah satunya wartawan.

“Seharusnya mereka merespon serta menanggapi karena yang ditanyakan masukkategori informasi publik sesuai agar media tidak mengalami kesulitan,” tambahnya.

Ditambahkannya, kepada pihak yang memiliki informasi tersebut, ketika ada permintaan informasi harusnya UIN dalam hal ini rektor memiliki struktur melalui humas berjalan dengan baik kepada awak media.

“Karena yang ditanyakan itu adalah masuk kategori berdasarkan UU tahun 2008 terkait dengan data keuangan. Data keuangan itu ada dua, berdasarkan APBN atau APBD bantuan luar negeri ataupun sumbangan masyarakat,” papar Dery kepada lampungstreetnews.co.id, di kantor Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, Selasa (15/10/2019). (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *