banner 728x90

Karo Otda Tumbalin Anak Buah Hadapi Wartawan

  • Bagikan
Spread the love

Loading

Bandarlampung,-Karo Otonomi Daerah (Otda) Provinsi Lampung kembali tumbalkan bawahannya untuk menerima wartawan saat akan konfirmasi ulang terkait anggaran makan minum dan perjalanan dinas, Rabu (28/12/2022).

Menurut Kurnia, salah satu staff nya mewakili Karo Otda agar menyampaikan permintaan maafnya, atas dugaan Pelecehan Profesi pada wartawan dengan merintahkan stafnya Piping berikan amplop pada wartawan dikantornya beberapa hari lalu.

“Ibu karo gak mungkin melecehkan apalagi meremehkan wartawan, mungkin beliau sangat sibuknya yang belum bisa bertemu dan yang paling penting ibu Karo gak pernah mer ntahkan stafnya untuk memberikan amplop, saya rasa itu hanya bisaan staf,” kata Kurnia.

Dia melanjutkan jika Bu Karo padat waktunya dikarenakan kesibukannya kerjaannya yang padat sehingga sulit untuk bertemu.

“Banyak yang gak bisa ditinggal, jadi waktu pun agak susah untuk ketemu,” kata dia.

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik Unila, Dedi Hermawan miris akan tingkah ulah tata kelola pemerintah Provinsi Lampung terkait profesi wartawan yang dapat dibeli oleh kekuasaan ketika disoal anggaran makan minum dan perjalanan dinasnya di Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) dan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung, Rabu (28/12/2022).

Menurut Dedi, semua elemen, baik pemerintah dan civil society, harus terus menerus berjuang untuk menegakkan integritas, karena negara ini sedang mengalami krisis integritas. Kalangan civil society, termasuk pers didalamnya, menjadi kekuatan yang diharapkan mengontrol agar terwujud pemerintah bersih dari KKN.

Oleh karena itu kehadiran pers sangat dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat. Pemerintah harus membuka diri dan merawat hubungan dengan kalangan pers. Tidak semua pers bisa dibeli oleh kekuasaan, masih banyak pers yang independen dan menjaga integritas serta profesionalitasnya.

“Pers adalah pilar keempat demokrasi. Pemerintah dan pers dalam bingkai kolaborasi untuk sama-sama menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, termasuk di Provinsi Lampung,” pungkasnya. (Red)

 

  • Bagikan