banner 728x90

Eva Dwiana Buka Pelatihan Dasar Pol PP Kota Bandarlampung Bersama Kodim 0410/KBL

  • Bagikan

Loading

BANDAR LAMPUNG, – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana membuka Pendidikan Dasar Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Bandar Lampung bersama Komando distrik militer (Kodim) 0410/KBL, Senin (12/12/2022).

Diketahui, jumlah personel Pol PP Kota Bandar Lampung yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 403 orang, dan 50 pelatih dari personil Kodim 0410/KBL. Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 0410/KBL selama enam hari.

Eva Dwiana mengatakan dengan pelatihan dasar diharapkan seluruh personil Pol PP dapat mengelola massa dan fisik.

“Pol PP mirip dengan TNI, jadi semisal ada keramaian mereka adalah satuan terdepan. Semoga dengan pelatihan yang diberikan oleh anggota Kodim 0410/KBL ketahanan fisik personil jadi tambah kuat lagi,” kata Bunda Eva, sapaan akrabnya Eva Dwiana, usai upacara pembukaan kegiatan.

Lanjutnya, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri itu menyampaikan bahwa, dengan pelatihan ini, nantinya akan dibentuk pleton khusus yang akan menjaga Keamanan dan kondusifitas Kota Bandar Lampung.

“Dari pelatihan ini, kan baru 400-an yang mengikuti nantinya akan ada gelombang berikutnya. Setelah pelatihan ini kita bersama Bapak Dandim akan membentuk pleton khusus sebanyak 700 orang untuk menjaga Kota Bandar Lampung selama 24 Jam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Dengan bantuan seluruh elemen dari TNI, Polri, dan masyarakat InsyaAllah Kota Bandar Lampung aman,” harapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung Letkol Arm. Tri Arto Subagio mengatakan tujuan dari pelatihan dasar ini sebagai pembentukan karakter dan tugas dari para personil.

“Jadi, mereka nantinya mengerti tugas dan tanggung jawabnya seperti apa, serta kedisiplinan bagaimana bersikap kepada masyarakat dengan berlandaskan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Kita akan melatih mereka secara fisik dan mental,” terangnya.

Menurutnya, Pol PP ini sebagai panjang tangan pemerintah kepada masyarakat. Ketika akan bersosialisasi.

“Bisa menyampaikan tentang apa itu wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan nilai-nilai luhur pancasila yang mana ini harus tetap kita jaga dan pertahankan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan