DPRD Metro Gelar Paripurna Penyampaian 3 Raperda Inisiatif

METRO, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Lampung, menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pembicaraan Tingkat I atas penyampaian tiga rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD setempat, Selasa (23/4/2019).

Tiga raperda inisiatif itu, yakni Raperda tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Penataan Kawasan Pemukiman, dan Raperda tentang Perlindungan Konsumen.

Walikota Metro Achmad Pairin, mengapresiasi penyampaian raperda inisiatif itu.

Dia berharap disahkannya ketiga raperda tersebut menjadi payung hukum bagi pelaksanaan pembangunan di Bumi sai Wawai, serta peraturan daerah dimaksud, sesuai dengan dinamika perkembangan jaman.

“Seperti penataan kawasan pemukiman berisi subtansi, mulai dari kriteria perumahan kumuh dan pemukiman kumuh, bangunan gedung, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan sampah hingga ruang terbuka publik. Hal tersebut sangat penting bagi sebuah kota yang sedang berkembang dengan segala permasalahan dan kemajuan seperti saat ini,” kata Achmad Pairin.

Ia juga mengapresiasi Raperda tentang Perlindungan Konsumen demi mendorong peningkatan kesejahtraan masyarakat serta penciptaan iklim usaha sehat dan hubungan yang lebih berkeadilan antara pelaku usaha dengan konsumen.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Metro Yulianto, Pihaknya menyambuat baik atas pendapat Pemkot Metro terhadap tiga raperda inisiatif tersebut.

“Ini artinya ada pemahaman yang lebih komunikatif, demi kemajuan Kota Metro,” ujar Yulianto.

Menurutnya, sistem pemerintahan berbasis elektronik perlu dilelola dengan baik serta komitmen yang kuat untuk mewujudkan. Lalu Raperda penataan kawasan pemukiman perlu diatur dalam regulasi yang jelas, sehingga menghasilkan kawasan pemukiman layak huni, sehat dan aman sesuai dengan tata ruang wilayah. Kemudian Raperda perlindungan konsumen tentu tujuan utamanya adalah melindungan kepentingan konsumen secara komprehensif.

Politisi PKS itu juga berharap, jika tiga Raperda inisiatif nantinya ditetapkan sebagai Perda, diharapkan ada perbaikan produk hukum sehingga dapat melindungi masyarakat.

“Dan ini menjadi komitmen teman-teman DPRD yang tergabung dalam panitian Khusus (Pansus), agar tiga raperda tersebut segera disahkan,” ungkapnya. (Adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *