Warga Natar Keluhkan Bekas Galian Pipa

Natar – Warga Natar keluhkan galian tanah Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM). Pasalnya, timbunan pekerjaan pipa yang kurang baik mengakibatkan jalan menjadi amblas saat genangan air hujan menutupi lubang pasca galian pipa, Selasa (8/10/2018).

Seperti Rudi, warga Tanjung Sari mengeluhkan proyek galian pipa membuat susah pengendara yang melintas disepanjang jalan menuju Bandara Raden Inten II. Terlebih setelah hujan beberapa hari yang lalu, semakin menyisakan permasalahan sampai saat ini.

“Bisa dilihat kemarin, mobil angkot kejeblos bekas galian pipa, tepat didepan Bank Mandiri Chandra Natar” jelas Rudi kepada awak media, Rabu (9/10/2019).

Ditempat berbeda, Arief warga Haji Mena juga menyayangkan proyek yang saat proses membuat jalan macet. Hingga selesai ternyata menyisahkan permasalahan.

“Saya sendiri juga harus hati-hati saat melintas genangan air yang ternyata ada bekas luvag galian pipa. Jangan sampai ada kejadian seperti kemarin yang ramai di media sosial WhatssApp,” katanya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *