Usai Shalat Isya Imam Besar Masjid Al Aqsa Ditembak Polisi Israel

Imam besar Masjid Al Aqsa Sheikh Ikrima Sabri tadi malam ditembak polisi Israel dengan peluru karet usai menunaikan salat Isya di luar gerbang masjid suci ketiga umat Islam itu.

Yayasan Bulan Sabit Palestina menuturkan Sabri baru saja selesai memimpin salat Isya berjemaah ketika sepasukan polisi Israel memaksa mereka segera bubar dengan kekerasan. Sejumlah warga luka serius dalam peristiwa itu.

Sabri yang ditembak kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Al Maqassid di sebelah timur Yerusalem dan kondisinya belum diketahui.

Menetri Agama Turki Mehmet Gormez mengutuk keras serangan pada Selasa malam itu di akun media sosial Twitter.

“Di saat kawasan kita sedang bergejolak, insiden di Masjid Al-Aqsa dan sekitarnya membuat orang makin khawatir. Saya yakin mereka tidak akan membiarkan Al-Aqsa bernasib sama seperti Masjid Al-Khalil, peninggalan para nabi terdahulu, Ibrahim, Ishaq, Yakub, dan Yusuf,” kata dia merujuk peristiwa berdarah pembantaian terhadap 30 jemaah di Masjid Ibrabimi pada 1994 yang dilakukan oleh teroris Yahudi kelahiran Amerika.

Penembakan tadi malam terjadi hanya beberapa jam setelah Rafaat al-Herbawi, 30 tahun, terbunuh saat berunjuk rasa di Masjid Al Aqsa. Selepas Israel memasang alat pendeteksi logam di pintu masuk Masjid Al-Aqsa usai penembakan Jumat lalu yang menewaskan lima orang, situasi di seantero Tepi Barat kian mencekam. (Mdk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *